FF You’re My Endless Love chapter. 2

Di dorm suju…
Yesung mengenakan jas putihnya dan ia mengambil stetoskop dan jam tangan. Selain bekerja sebagai penyanyi, kini ia juga bekerja sebagai seorang dokter mata. Untunglah rumah sakit tempatnya bekerja cukup fleksibel dan bersedia menerima Yesung kapanpun ia mau berpraktek, asalkan sebelumnya sudah lapor dulu kepada kepala rumah sakit bahwa ia akan berpraktek. Tangannya berhenti bergerak mencari jam ketika dilihatnya foto yang terpampang dalam bingkai foto berwarna cokelat bergaya vintage itu. Foto seorang gadis berkacamata yang tersenyum ceria ke arah kamera. Yesung tersenyum dan mengelus wajah gadis di dalam pigura itu sembari berkata, “Tiga tahun berlalu, sudah seperti apa kau sekarang, cantik?” *author tersipu-sipu dipuji ama Yeppa. Yeppa: sape juga yang muji elo??*

Kyuhyun membanting pintu mobilnya kemudian menguncinya dengan kasar. Aliran listrik statis mengaliri tubuhnya, namun karena hanya berupa sengatan kecil, ia menghiraukannya. Lalu ia menaiki lift dan memencet tombolnya dengan kasar, sembari menunggu, ia terbayang wajah gadis barusan. Wajahnya manis dan meskipun marah, wajahnya tetap kelihatan menggemaskan. Rambutnya lurus, hitam legam, dan panjang, tipe dia banget. Tapi sayang sikapnya ga sopan banget. *author kibas rambut* *sparkyu bawa pentungan*
”Ah, ngapain gue mikirin dia?!” gerutu Kyuhyun sembari mengetuk-ngetuk tumit kakinya dengan tidak sabar, ”Lama banget sih terbukanya? Cepetan dong!”
”Kyuhyun?” suara seorang cewek muncul dari sampingnya, Kyuhyun menoleh, ”Snow.” sapanya sembari membungkukkan badan sebentar. Gadis yang dipanggil Snow itu tersenyum, ”Kenapa baru pulang? Para hyung sudah pulang dari dua jam yang lalu dan wajah mereka kelihatan gembira. Kenapa? Jangan bilang mereka gembira karena kau tidak pulang.” cerocosnya dengan suara sopran yang merdu.
Kyuhyun meringis, ”Nggak tau deh, Snow. Mungkin mereka gembira karena berhasil merangkai lirik lagu.” jawabnya sekenanya. Dia nggak mau menceritakan soal perjodohan itu, bisa-bisa Snow cerita ke semua orang.
Ting. Pintu lift terbuka, kemudian Kyuhyun dan Snow terkejut melihat seorang cowok didepan mereka, cowok itu juga terkejut di saat yang sama.
”Snow? Kyu?” panggil Yesung.
”Yesung hyung? Praktik lagi?” tanya Kyuhyun setelah pulih dari rasa terkejutnya.
Yesung mengangguk, lalu dia menganggukkan kepalanya dengan sopan ke arah Snow dan Snow menirukannya, kemudian Yesung berjalan ke arah mobilnya.
Kyuhyun dan Snow memasuki lift bersamaan, lalu Snow menekan tombol lantai 12 sebelum Kyuhyun sempat menekannya. Gadis itu tersenyum.
”Gomawo, Snow.”
”Ne, sama-sama.” balasnya.
Kemudian setelah keheningan yang cukup lama, Snow bertanya, ”Yesung oppa selalu praktek sehabis show dan latihan dan siaran. Apa dia tidak capek melakukan semua itu?”
”Katanya sih tidak.” jawab Kyuhyun, ”Baginya akan sangat menyenangkan apabila ia bisa merawat orang-orang sakit. Yah, tapi dia praktek hanya apabila dia sempat dan kepala rumah sakit mengizinkannya dengan izin khusus kok.”
Snow mengangguk-angguk seperti boneka per. ”Oh ya, apa kalian sudah mulai rekaman? Kudengar akhir musim dingin ini album terbaru Super Junior akan dirilis.”
”Kepastiannya sih begitu. Tapi ya, rekamannya cuma gitu-gitu doang kok.”
”Yang bener nih, Kyu? Bisa tepat sesuai tenggat waktunya ga nih?” goda Snow.
”Ya tentu saja, Snow. Kami kan Super Junior, pasti akan ada keajaiban yang terjadi.”
Snow tertawa tertahan mendengar jawaban asalnya Kyu.
Kemudian pintu lift terbuka di lantai 12, Snow melambaikan tangannya memasuki apartemennya yang berada didepan lift, sedangkan Kyu harus berjalan beberapa langkah terlebih dahulu.
”Aku pulang,” ucap Kyu setelah membuka pintu.
”Kyu, Kyu, Kyu!!!” seru hyungnya dengan nada cemas bercampur gembira.
”Kemana aja lo?”
”Ah, gila lo! Mau bikin gue mati ya?”
”Kyuuu!!! Gimana kalo lo mati dibunuh ama fans lo?”
Pokoknya, semuanya itu suara-suara bernada panik dan Kyu bener-bener ngerasa sangaaatttt bersyukur *jadi dulu-dulu lo ga pernah bersyukur, Kyu?* jadi seorang magnae.
”Iya, gue gapapah kok. Gomawo, hyungdeul udah ngekhawatirin aku.” kata Kyu pede sambil menatap terharu (?) kearah hyungnya.
”Sape juga yang khawatir ama lo Kyu?” seru Donghae usil.
”Orang kita nanya doang,” kata Heechul sambil tertawa, kemudian semua oppadeul suju ngibrit sebelum kena kemarahannya si Kyu.
Dan Kyu? Cuma diem tanpa kata *jyailah, sekarang pake lagu* kemudian dengan muram *author peluk Kyu* dia berjalan ke arah kamarnya.

”Pokoknya aku ga mau dijodohin!!!” seru Rissa dengan wajah ngeri. ”Lagian kenapa pake jodoh-jodohan segala coba? Emangnya aku Siti Nurbaya apa?” sungut gadis itu ga terima.
”Ini supaya kamu dewasa dikit, Rissa.” kata emaknya Rissa sambil menatap anak gadisnya yang imut dan manis itu. ”Kamu kan udah lulus kuliah, tinggal kawin aja. Kenapa sampe sekarang masih belum kawin coba??”
”Iiih, umma! Emangnya kawin itu gampang apa??” Rissa manyun, ”Belum juga aku kerja, masa udah disuruh kawin?? Andwae!”
Eommanya Rissa mendesah mendengar penolakan yang keluar dari mulut gadis itu. ”Tapi seenggaknya kamu kan bisa coba liat cowoknya itu kan?” bujuk eomma Rissa.
”Ogeng!” sahut Rissa sambil ngibrit ke kamarnya. Biasa, ngambek.
Tapi emaknya Rissa ga menyerah juga, beliau berbicara dari balik pintu, ”Bener kamu nggak mau?”
”Iya!”
”Meski dia itu seorang penyanyi ganteng?”
Pintu kamar Rissa terbuka sedikit, ia menatap bundanya, ”Penyanyi? Siapa?”
”Cho Kyu Hyun ’Super Junior’” kata bundanya sembari tersenyum. Nurut juga nih anak *ah, eomma, kalo sama Kyu mah hari ini, malam ini, detik ini juga author bersedia* *pasang muka serius* *digetokin sparkyu*
Rissa bukannya kegirangan, dia malah mengerutkan dahi. ”Siapa? Cho… cho siapa? Chocolate?” tanyanya dengan nada polos *Rissa dimutilasi sparkyu*
Nah, bukannya ngejelasin, emaknya malah ikutan bingung. ”Nggak tahu juga, Ris. Eomma juga cuma dibilangin kalo anaknya itu penyanyi. Kirain kamu tau.”
”Yee, eomma! Mana aku tau artis di Korea! Aku kan taunya Britney Spears, Lindsay Lohan, Miley Cyrus…” *jiaaah, berlagak Barat niy* “Mana aku kenal si chocolate itu!”
“Tapi katanya dia ganteng lho!”
“Ah, masa…” Rissa mengernyit skeptis.
“Iya!”
“Masa?”
“Iya!”
“Masa?”
Jadi, semalaman emak dan anak itu saling bertukar kata iya sama masa aja. *gaje ye?*

Lagu You’re My Endless Love favoritnya author *ngarep jadi nada deringnya si Kyu* mengalun dari ponsel Kyu. Dengan kesal, Kyu memencet end call. Sape sih yang nelpon-nelpon jam segini? Bikin ribet aja. Dia kan lagi makan ramen sama hyungnya. Tapi ponsel itu berdering ribut terus sampe sepuluh kali. Dan yang ketiga belas kalinya, baru Kyu menekan tombol answer.
Belum sempat Kyu bertanya siapa, suara seorang cewek berteriak terdengar dari ponselnya. Kyu sampe harus menjauhkan ponselnya dari telinga, supaya telinganya yang berharga itu tidak rusak. Ia mendengar samar-samar suara itu, dan sepertinya ia kenal suara itu.
Ahra noona!
”HEH, KYU!!!! APA MAKSUD KAMU??? DARI TADI AKU TELPONIN NGGAK DIANGKAT-ANGKAT!!! MAKSUD LO APA??? LO MAU GUE MATI CEMAS APA?!!!” *Ahra eonni ga pake nyante*
Gawat! Kalo noonanya udah mulai ber-lo gue, itu berarti dia udah marah besar banget. Dibiarkan kakaknya itu mengoceh, sementara dia makanin ramen dan hyungnya tersenyum simpul.
Setengah jam kemudian (buset dah, jadi setengah jam eonni ngomel? Ahra: iya! Emang kenapa?? *galak* *author nangis di pelukan Kyu*)
”Kamu denger, Kyu?” tanya Ahra galak.
”Nggak.”
”Astagfirullah!!!” seru Ahra tertahan (ceritanya SuJu cs Islam, hehehehe… maunjaaa :p) jadi, pengumuman > barusan kamu ga denger?”
”Mmm, apa ya noona?”
”Besok, kamu dan hyung kamu ke rumah! Harus! Kudu! Mesti! Karena mau ketemuan sama calon tunangan kamu, uhui!!!” kata Ahra eonni jahil. Kyu cemberut.
”Cepet aja udah hari Minggu, trus gimana dong sama kerjaan aku, noona?”
”Eomma udah bilang sama Soo Man ssi, katanya boleh kok kamu libur bentar. Tapi yang lainnya sih kaga.” Ahra nyengir membayangkan anggota SuJu pada protes. Samar-samar ia mendengar suara ’Huu!!! Curang, masa dia sama dia aja yang libur?!” dan suara Leeteuk menenangkan massa >
”Ya sudah ya Kyu!” kata Ahra riang, ”Aku mau belanja baju niy, buat ketemu sama calon ipar! Bye bye, assalamualaikum! Oh ya, awas kalo ga dateng.” *pake pesan sponsor >*
Kyu mendesah, lalu memandang dia, hyungnya…
-TBC-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s