MY REVIEW ABOUT “ALPHA” BY JASINDA WILDER

Alpha-Amazon-GR-SW-655x1024

BUKU INI BERISI ADEGAN DEWASA YANG EKSPLISIT. MUST BE +18 (OVER 18)

The first time it happened, it seemed like an impossible miracle. Bills were piling up, adding up to more money than I could ever make. Mom’s hospital bills. My baby brother’s tuition. My tuition. Rent. Electricity. All of it on my shoulders. And I had just lost my job. There was no hope, no money in my account, no work to be found. And then, just when I thought all hope was lost, I found an envelope in the mail. No return address. My name on the front, my address. Inside was a check, made out to me, in the amount of ten thousand dollars. Enough to pay the bills and leave me some left over to live on until I found a job. Enough to let me focus on classes. There was no name on the check, just “VRI Inc.,” and a post office box address for somewhere in the city. No hint of identity or reason for the check or anything. No mention of repayment, interest, nothing…except a single word, on the notes line: “You.” Just those three letters.

If you receive a mysterious check, for enough money to erase all your worries, would you cash it?

I did.

The next month, I received another check, again from VRI Incorporated. It too contained a single word: “belong.”

A third check, the next month. This time, two words. Four letters. “To me.”

The checks kept coming. The notes stopped. Ten thousand dollars, every month. A girl gets used to that, real quick. It let me pay the bills without going into debt. Let me keep my baby brother in school and Mom’s hospice care paid for. How do you turn down what seems like free money, when you’re desperate? You don’t. I didn’t.

And then, after a year, there was a knock on my door. A sleek black limousine sat on the curb in front of my house. A driver stood in front of me, and he spoke six words: “It’s time to pay your debt.”

Would you have gotten in?

I did.

It turns out $120,000 doesn’t come free.

Judul Asli: ALPHA

Pengarang: Jasinda Wilder

Tebal: 450 hal

Diterbitkan pertama kali: April 29th, 2014

Genre: Mystery, Erotic, Adult

Bahasa:English

Seri: Alpha #1

Buku ke-: 1

Kepemilikan: E-Book

Web Pengarang: Jasinda Wilder

SO… well, well, well… yeah, I read this book. It’s an erotic-mystery-adult-book, tapi yang membuat aku menyukai cerita ini adalah adanya misteri didalam buku ini. Yah, meskipun harus diakui tidak banyak misterinya, tapi paling nggak ada lah. Selain itu aku juga semacam love-hate sama karakter cowoknya. Yes, he have everything and so WHAT? He could claim Kyrie bcoz she owed him 120,000US$ (atau sekitar 240,000,000 rupiah… wow, that much?—correct me if I’m wrong). But, I liked him because he’s romantic—meskipun terkadang obsesif and, folks, it’s unhealthy. Get life!dia juga lumayan sopan, nggak memaksakan kehendak macam si Mr. Grey. Dari penuturan Kyrie sendiri, dia juga lumayan attractive, enak diliat gitu maksudnya. Dia juga pendengar yang baik, karena kita tahu cowok tidak diciptakan untuk mendengar, mereka diciptakan untuk me-ra-ba. HAHAHAHA… I quoted from Marriageable, so don’t blame me for saying this. Oke, jadi ada kekurangan dan kelebihan cowok ini.

Gue malah agak ga sreg sama Kyrie. Well, she should be smart, from what ‘the man’ already told her. Tapi kenapa gitu loh dia menguangkan cek yang diterima SEMUANYA selama setahun?! Dia kan pinter, kalaupun bulan pertama dia nguangin itu cek, ya mungkin masih wajar, karena dia baru dipecat sama bosnya dan ga punya uang sama sekali. Taapi kalau sampe bulan berikutnya, berikutnya, sampeee setahun diuangin, itu sih namanya manfaatin doang! Plis, dia bisa kerja kan?! Ya udah dia kerja aja sih, cek yang diterimanya simpen aja (kalau dia ga tau mesti balikin kemana) toh ntar setaun kemudian ada orang dateng buat nagih. Ckckck… this girl… tapi memang harus diakui, dalam beberapa hal lain, dia punya pikiran yang cukup masuk akal mengenai pasangan hidup, pandangannya tentang cowok charming, dan saat diminta menjelaskan what is the difference between sex, make love, and fuck, I guess her explanation is quite impressive.

The chemistry between them? I think it’s pretty well. Aku suka membaca dialog mereka, terutama saat-saat dimana Kyrie begitu bawel dengan penangkapnya, begitu penasaran dengan alasan penangkapnya memilihnya, dan lain sebagainya.

Tapi tetep aja gitu, kenapa diuangin semua ceknya???

Karena kalo ga diuangin semua, ga akan jalan ceritanya.

Oh iya bener juga…

*gue ngomong sama siapa sih?*

Oke, selesai soal karakter utama dalam buku ini. Kita lanjut ke jalan ceritanya. Jadi buku ini dimulai sejak Kyrie dipecat, kemudian ketika dia memohon supaya Mr. Edwards, bosnya, tidak memecatnya, coba tebak apa yang diinginkan bosnya? Yah, permintaan yang quite disgusting sampe-sampe Kyrie menonjok hidung bosnya hingga berdarah. HAHAHAHA… that’s girl power! Kemudian saat ia pulang ke apartemennya, ia mengecek kotak pos dan melihat sebuah amplop diantara tumpukan surat peringatan dan tagihan, yang berisi selembar cek sejumlah 10,000US$ dan sebuah kertas dengan tulisan ‘YOU’ (dan bulan berikutnya kertasnya bertuliskan ‘BELONG’ dan bulan ketiga bertuliskan ‘TO ME’, bulan selanjutnya hanya cek). Dan seperti yang sudah kutuliskan diatas, satu tahun kemudian muncul seorang lelaki yang ingin ‘mengumpulkancollecting’ Kyrie dan membawanya kepada bosnya. Kyrie yang ketakutan, mau ga mau ya tetep aja ngikutin si cowok itu dan anehnya, begitu mau masuk ke kediaman si cowok-kaya itu, Kyrie disuruh menutup matanya dengan sehelai kain. Mungkin cowoknya jelek, udah tua, atau ada kekurangan gitu, pikir si Kyrie. Tapi dia nurut-nurut aja. Ternyata penangkapnya itu pengen yaaa… intinya kalo kata cowoknya bukan seks sih, cuman menggoda Kyrie supaya nantinya si Kyrie horny trus penasaran dan begging him buat ngelakuin itu. Cih, endingnya sama aja ternyata. Cowok ultra-wealthy yang tertarik sama a girl dan akhirnya mereka tidur bareng dan voila! they’re falling in love and boom! There’s a past, why he chose her and kept her with blind-folded for a while, and he told her the story menjelang ending cerita dan mereka putus untuk sementara dan akhirnya si cewek menyadari bahwa semenyakitkan apapun masa lalu yang mereka miliki, ternyata itu nggak bisa menghentikan dirinya dari tetap mencintai si cowok. Yep, premisnya sih begitu.

Buku ini akan ada kelanjutannya dengan judul ‘Beta‘. Seperti apa ceritanya? Well, just wait then. Meskipun cerita ini lumayan klise, tapi entah kenapa aku suka saja dengan ceritanya. Jadi kemungkinan besar aku akan membaca kelanjutan ceritanya.

So, you get what I’ve told you? Nah I’m telling ya, I’m a beginning for telling story, at least this kind of story. So, get used to it.

@DEENAmond

Advertisements

One thought on “MY REVIEW ABOUT “ALPHA” BY JASINDA WILDER

  1. Pingback: MY THOUGHT ABOUT VAMPIRE ACADEMY: FROSTBITE MOVIE | SPARKYU_DEENAMOND OFFICIAL SITE

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s