MY REVIEW ABOUT THE HOBBIT: THE BATTLE OF THE FIVE ARMIES [2014]

DETAILS

Release Date: 17 December 2014 (USA & Indonesia)

Director: Peter Jackson

Running Time: 144 min.

Genre: Adventure, Fantasy

Country: USA

IMDb

 

 CAST
Ian McKellen Ian McKellen
Martin Freeman Martin Freeman
Richard Armitage Richard Armitage
Ken Stott Ken Stott
Graham McTavish Graham McTavish
William Kircher William Kircher
James Nesbitt James Nesbitt
Stephen Hunter Stephen Hunter
Dean O'Gorman Dean O’Gorman
Aidan Turner Aidan Turner
John Callen John Callen
Peter Hambleton Peter Hambleton
Jed Brophy Jed Brophy
Mark Hadlow Mark Hadlow
Adam Brown Adam Brown
Orlando Bloom Orlando Bloom
Evangeline Lilly Evangeline Lilly
Lee Pace Lee Pace
Cate Blanchett Cate Blanchett
Hugo Weaving Hugo Weaving
Christopher Lee Christopher Lee
Ian Holm Ian Holm
Benedict Cumberbatch Benedict Cumberbatch
Smaug (voice)
Mikael Persbrandt Mikael Persbrandt
Sylvester McCoy Sylvester McCoy
Luke Evans Luke Evans
Stephen Fry Stephen Fry
Ryan Gage Ryan Gage
John Bell John Bell
Peggy Nesbitt Peggy Nesbitt
Mary Nesbitt Mary Nesbitt
Manu Bennett Manu Bennett
Billy Connolly Billy Connolly
Kelly Kilgour Kelly Kilgour
Soury
Mark Mitchinson Mark Mitchinson
Sarah Peirse Sarah Peirse
Hilda Bianca
Nick Blake Nick Blake
Percy
Simon London Simon London
Conan Stevens Conan Stevens
Keeper of the Dungeons
Allan Smith Allan Smith
Ragash
Miranda Harcourt Miranda Harcourt
Olga
Thomasin McKenzie Thomasin McKenzie
Astrid
Brian Hotter Brian Hotter
Timothy Bartlett Timothy Bartlett
Master Worrywort
Martin Kwok Martin Kwok
Ragash (voice)
Robin Kerr Robin Kerr
Elros (uncredited)

Setelah menulis beberapa paragraf pertama, gue memutuskan untuk memisahkan kisah perjalanan (ciyeh) gue menuju dan setelah The Hobbit 3 ini dengan review. Gue yakin cerita kali ini sangat panjang dan nantinya poin dari review filmnya jadi sedikit.

Uhm, okay then, where should I start this?

Oh, well, guys, whoever you are. This review contains so much spoilers–sort of. So, if you are feeling uneasy about this, feel free to close tab. Thanks!

Film ini dibuka dengan kejadian setelah Smaug yang udah ngabur dari Lonely Mountain (atau Erebor? Which one is right?) dan menuju kota di atas air, dan menyerang para manusia. Coba diingat lagi, saat itu Bard ada dimana ya? Yep, dia masih dikurung di penjara. Penjaganya mana? Oh, mereka udah pada menyelamatkan diri semua! Tahanannya ditinggalin gitu aja!

Tapi bukan Bard the Dragon Slayer namanya kalo diem nyerah gitu aja. Dia nemu tali, entah dari mana asalnya, dan mengeluarkan talinya keluar, terus nyangkut di lehernya Master kota yang gendut dan serakah ya, udah nyelametin dirinya sendiri diikutin sama si Alfrid sambil bawa harta kota tersebut. Dua orang itu emang brengsek banget, sampe pengen gue lemparin pake cemilan yang lagi gue makan. Untungnya sih, si Master kampret itu mati juga abis ketimpa Smaug.

Oh ya, kematian Smaug emang bukan fokus utama film ya. Ya iyalah, emangnya sudi diPHPin setahun cuman buat liat Smaug mati kena panah hitam sekali dan udah gitu doang? Ya, Smaug matinya gitu aja. Emang sih sebelumnya Bard udah nyoba menyerang, pake panahan biasa dan jelaslah itu nggak mempan sama si naga. Sekalinya kena panah hitam, si Smaug itu langsung koit dan terjun ke dalam sungai (atau danau? atau laut?) dengan tubuh menghitam menimpa master kota.

Lalu selanjutnya, pindah ke Thorin. Dia udah jadi Raja nih di Lonely Mountain dan apa yang ditakutkan Balin terjadi. Thorin terobsesi menemukan Arkenstone (ternyata Bilbo belum ngasihin itu batu ke Thorin, untungnya) dan dia jadi gila. Dia serakah, egois, bahkan nggak mau membagi harta yang ada di gunung kepada penduduk Dale, padahal dia udah berjanji. Yep, harta di gunung itu terkutuk.

Nah, karena si Thorin serakah inilah makanya terjadi perang. Awalnya sih perang elf dibantu manusia nyerang Thorin, tapi ternyata karena kabar si Smaug udah mati udah menyebar ke sepenjuru Middle Earth, Thorin dibantu sama sepupunya, Dain. Eh, ternyata oh ternyata, para orcs nggak mau kalah, mereka tetep keukeuh kepengen Thorin mati dan si Azog ini bawa pasukan banyak bingitz.

Jadi, battle of the five armies ini adalah battlenya bangsa dwarf, elf, manusia, orcs, sama eagles (tapi di filmnya sih elangnya cuman muncul bentar doang, itu juga karena dipanggil Radagast).

Dibandingkan dua film pendahulunya, menurut gue drama di film ini lebih banyak. Bukan cuman dramanya Legolas-Tauriel-Kili aja loh, ada drama Bard sama anak-anaknya, drama si Thorin, dramanya Thranduil yang ngajakin perang karena harta keramatnya nggak dibalikin sama Thorin–Thorin sendiri emang nggak janji sih dan ini bikin Thranduil marah. Untungnya drama Bilbo sama cincin preciousnya dimunculinnya pas terakhir. Kalo nggak, bisa ngantuk gue…

Dramanya Legolas-Tauriel-Kili emang yang paling gue tunggu. Gue aja langsung terkesiap begitu adegan Legolas muncul tiba-tiba dari belakang Tauriel dan si Tauriel bilang “Tuan Legolas” dalam bahasa Elf. Aduh, meskipun itu mukanya Orlando Bloom hasil CGIan, tapi tetep aja gue terpesona aaaahh~ apalagi abis itu Legolas ngobrol ama Bard. Aduh, nggak nahaaaann~ *ih apa coba*

Karena gue nggak baca bukunya, seperti biasa, gue pun nggak ada clue siapa aja yang mati. Di dua film sebelumnya kan nggak ada kurcaci yang mati (padahal di LOTR yang The Fellowship of the Ring itu Boromir udah koit duluan) dan jelas di film ini harus ada yang mati. Kakak gue yang udah baca duluan lupa siapa yang mati, antara Fili atau Kili. Kalo Kili, terus nasibnya Tauriel gimana atuh? Masa sama Legolas? Nggak mungkin kan…

Yang pasti, kematian tokoh PENTING di film ini cukup jadi shocking moment gue dan gue kembali terkesiap. Kali ini karena sedih. Terutama pas akhirnya si itu dicium sana itu pas udah meninggal coba… duh, nyess banget baru dicium pas udah meninggal. Rasanya bagaimana coba…

Ini dia cluenya:

The obvious one

LEGOLAS!!!!

Dari jaman LOTR sampe The Hobbit ini ya, selalu ada yang epik dari dia. Inget lagi waktu di The Return of the King, dia dengan cekatan melumpuhkan seekor gajah (gue lupa apa namanya) yang juga diatasnya ada banyak banget musuh (meski abis itu sama Gimli dibilang “Itu tetap diitung satu!”). Lalu di The Two Towers dimana dia banyak-banyakan bunuhin musuh sama Gimli trus merosot tangga pake perisai sambil tangannya terus menembakkan anak panah. Di The Hobbit 2, dia mengejar orcs sambil lari, tangannya nembakin anak panah, terus atraksi di sungai yang deras sambil kakinya pijakan sama kepala kurcaci dan bikin ngakak satu studio. Apa yang epik yang diberikan Legolas di film ini?

Well, ada satu adegan dia bertarung dengan orc. Pertamanya dia nggak ada masalah, terus konsentrasinya pecah pas Tauriel jatuh dari semacem menara gitu, sementara si orc yang jatuh sama si Tauriel masih hidup dan mau menghabisi Tauriel. Legolas udah mau ambil anak panah tuh, tapi…

Anak panahnya abis.

Duh, troll banget adegan itu. Tapi masih lanjut nih, Legolas loncat dari menara, mendarat di kepala orc besar dan kemudian dia menghabisi si orc dengan menusukkan pedang ke kepalanya. Terus dia menghabisi orc yang menghampiri Tauriel dengan menghantamnya dengan menara yang rubuh, terus dia diserang orc lagi di tengah jembatan (oke, ini langsung gue skip ke bagian yang epicnya) dan jembatannya runtuh! Tepat di posisi Legolas berdiri! Lalu bagaimana nasibnya Legolas?

Oh, Legolas lincah dong. Dia naikin batu yang masih mengawang-awang kayak nyawa gue (apa coba) sampe ke bagian jembatan yang masih utuh. Lumayan lama itu adegan dia ‘melawan gravitasi’ itu dan yes, I think that was epic. Berhubung ini Legolas ya, bebas aja dah, bebas semuanyaaa~

Serius, lo mesti nonton filmnya kalo penasaran sama adegan yang gue ceritain di atas. Menggunakan imajinasi aja menurut gue nggak akan sebanding sama pake audio-visual lo. Buktiin deh…

Abis Legolas, gue terpesona sama Thranduil. Iya sih dia ganteng, cuman angkuh dan dingin! Tapi bukan itu yang bikin gue terpesona! Gue tersepona waktu si Thranduil nebas-nebas orcs dan… lo liat lah itu rambutnya panjang pisan euy… tapi dia nggak keliatan terganggu penglihatannya dan he works just fine! Nggak ada acaranya dia kibas-kibas rambut, rambutnya tetep licin sampe gue mikir, jangan-jangan kutu pun kepeleset kalo coba-coba manjat di rambutnya. Pake sampo apaan sih dia sama Legolas? Heran deh gue…

Selanjutnya, adegan Gandalf di menara… dia diselametin sama Lady Galadriel, Elrond, sama Saruman. Lady Galadriel serem banget waktu ngusir the eye of Sauron. Meski sekali itu langsung lemas sih dia… ternyata kayak gitu si milady begitu take action… kereeeennn~

Sebagai prekuel, ada beberapa adegan yang menghubungkan seri ini sama LOTR. Salah satunya adalah sewaktu Saruman yang bilang serahkan masalah Sauron kepadanya, yang berujung pada aliansi Saruman ke Sauron. Terus waktu perang selesai dan Legolas nggak tau mesti kemana… dia butiran debu sejak membangkang pada ayahnya. Thranduil pun menyuruh dia pergi ke utara dan cari penjaga hutan di utara yang akan memegang peran penting nantinya (dan kita tahu yang dimaksudkan adalah~ itu tuuuh, hahahaha) dan gue cuman nyengir-nyengir nggak jelas, membayangkan kalau saja kisah pencarian Legolas ini difilmkan *halah*

Anyway, I enjoy this movie, even, I have to admit, not so much. Rasanya ada banyak perasaan yang kurang keluar di film ini. Perpisahan Bilbo buat pulang ke Bag End, meski sedih, tapi nggak seperti waktu Frodo ninggalin Sam… so many sadness and death, but still… felt… less…

Namun inilah akhirnya… pada akhirnya, semua kisah, sebagus apapun itu pasti berakhir. Akan ada kehilangan and we HAVE, no only should, to face it. Live goes, move on.

Farewell, Middle Earth…

♥ @DEENAmond ♥

Advertisements

5 thoughts on “MY REVIEW ABOUT THE HOBBIT: THE BATTLE OF THE FIVE ARMIES [2014]

    • Iyaaa, akhirnya tayang juga film yang ditunggu dari sejak smaug keluar dari erebor, setaun berikutnya baru nyerang kota di atas air, hahahahhaa…

      Spoiler banget review aku, gapapah nih?

  1. wah penasaran nih gue, tapi nunggu download-an aja biar puas nontonya…btw tauriel gmana? koit ga dia, n masak yg dicium kili sih bukan legolas..kentang bgt nie..o iya orcrist dibalikin ke thorin y, wah kurang keren legolas tanpa orcrist, coz gue suka legolas cuma di hobbit, di lotr mah jelek, kostum & penampilan kurang keren, kalau di hobbit lebih garang….baju+sabuk nya itu loh…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s