MY REVIEW ABOUT ITAZURA NA KISS 2~LOVE IN TOKYO [2015]

Drama : Mischievous Kiss 2: Love in Tokyo
Romaji : Itazura na Kiss2-Love in Tokyo
Japanese : イタズラなKiss2~Love in TOKYO
Director : Kazuya Konaka, Takashi Ninomiya
Writer : Kaoru Tada (manga)
Network : Fuji TV
Episodes : TBA
Release Date : November 24th 2014
Official Website : http://www.cinemart.co.jp/itakiss-tokyo2/

Forum & Download Zone: Indowebster

Correlation Chart

Wow! It’s been a very long time since I first put my thought on this blog, talking about Itazura na Kiss~ whew… that long? Or was it not? Anyway, setelah menonton 11 episode dari bagian 2 kisah Naoki Irie dan Kotoko (finally) Irie, aku memutuskan untuk mulai duduk manis dan mulai menuliskan apa yang aku pikirkan setelah menonton episode demi episode kehidupan setelah pernikahan Kotoko dan Naoki.

Masih segar dalam ingatan ya guys, I’ve been waiting for this 2nd part a fucking long month. Selesai bagian pertama kisah ini pada bulan Februari 2014 dan mulai menonton bagian keduanya di akhir tahun yang sama. Lama banget kan?! Oh Tuhan, bahkan kalau aku pikir sekarang, aku heran kenapa diriku ini bisa sangaaaat~ sabar menunggu—padahal ada begitu banyak rintangan! Di Facebook, aku menyukai lamannya dan melihat foto-foto behind the scene-nya dan seakan itu belum cukup, aku pun melukai diriku sendiri dengan mengikuti salah satu fanpage drama ini di Twitter dan membaca prediksi-prediksi yang akan ada di bagian dua drama ini! Memang terbukti kalau aku ini cenderung masokis.

Oke, let’s talk about the stories. Pada bulan November, akhirnya episode bulan madu pasangan imut-imut ini ditayangkan. Aku seneng banget akhirnya bisa liat lagi Yuki Furukawa main sebagai Naoki. Tetep ya, masih dengan sikap cool(kas) nan menyebalkan nggak pekanya itu, akhirnya Naoki dan Kotoko bulan madu ke Okinawa. Tapi apa bulan madu mereka berjalan lancar, menyenangkan, dan romantis? Hm, romantis jelas iya. Tapi lancar dan menyenangkan? Diragukan.

Aku tidak mau menceritakan konflik yang ada di bulan madu mereka—atau kalian sudah menontonnya? Bagus sekali. Ini mempercepat! Kemudian pada beberapa episode berikutnya, dipercepat hingga ketika Kotoko memutuskan untuk pindah jurusan. Yup, girls, Kotoko gampang sekali pindah jurusan—atau memang begitu? Dia diceritakan satu tahun lebih tua (CMIIW) dari teman-teman di sekolah keperawatannya, yang menurutku agak aneh. Kotoko memutuskan pindah jurusan saat ia sudah menjelang akhir kuliahnya, kurang lebih satu tahun sebelumnya. Seharusnya usia dia sekitar… entahlah, dua atau tiga tahun lebih tua bukan? Namun sepertinya itu tidak menjadi masalah dalam kisah ini.

Kisah cinta segitiga antara Naoki-Kotoko-Keita digambarkan dengan sangat gamblang di season 2 ini. Di bagian kedua kali inilah Naoki cemburu dengan kehadiran Keita (yang menurutku nggak jauh beda dengan keberadaan Kin-chan di bagian sebelumnya). Aku gagal paham melihat apa yang membuat Naoki cemburu dengan kemunculan Keita ini. Keita sekelas sama Kotoko? Check Kin-chan. Keita baik? Kin-chan is waaayyy more nice, seriously. Bahkan menurutku, Keita ini tipe cowok berdarah panas—etapi, Kin-chan juga sih—dan mungkin dia lebih gamblang dalam memahami perasaannya sendiri dibanding Kin-chan. Jadi aku merasa, Keita ini semacam ‘pengganti’ Kin-chan yang udah sama Christine, supaya bumbu-bumbu cinta segitiganya lebih rame gitu~

Selanjutnya, untuk alur ceritanya. Aku merasa alur cerita di bagian 2 Itazura na Kiss ini sangat cepat. Di episode 11 ini saja Naoki sudah jadi dokter, begitupun Kotoko. Satomi yang sebelumnya di episode berapa gitu diceritakan hamil pun sudah melahirkan (dan sayangnya, adegan dia memegang anaknya itu ditampilkan saat rolling credit scene). Pokoknya drama kali ini seakan dikebut banget waktunya dan rasanya agak… aneh. Kotoko masih terlihat seperti anak remaja—which is wajar, karena aslinya dia emang masih remaja—begitupun penampilannya masih suka penuh dengan jepit dan kepang. Aku tahu karakter Kotoko ini memang kekanak-kanakkan dan labil, apalagi dia menikah muda. Hanya saja dalam waktu yang seakan dipercepat hingga, entahlah beberapa bulan atau bahkan tahun, seharusnya Kotoko digambarkan lebih dewasa! Lebih mature! Kalau si Yuki ini mah emang baby face-kind of type sih, jadi mau diceritain umur berapa aja juga oke.

Asal bukan umur balita, mind you.

Lalu, omong-omong soal Miki Honoka playing as Kotoko di drama ini. Entah kenapa aku sering mengernyitkan alis setiap menonton adegan dia. Aktingnya kurang natural jika dibandingkan dengan drama sebelumnya. Aku jauh lebih suka Miki bermain sebagai Kotoko waktu SMA dibandingkan sekarang. No offense to you fans of Honoka. Meski sesekali di Itakiss pertama masih janggal, sekali, waktu Naoki merebut ciuman pertama Kotoko. Tapi ya itu aja janggalnya. Oh, atau pas di episode akhir waktu Naoki memeluk Kotoko yang kepalanya masih ditutupi handuk. Hmph, aku nggak henti berpikir ini seperti pelukan kakak-adik.

Jadi~ intinya adalah setiap kali Naoki mencium Kotoko, entah kenapa itu nggak terasa seperti ciuman orang pacaran (like the hell I know!) atau ciuman sayang suami ke istrinya (hey, I’ve not experience it yet, so, whatever, judge me hard.) itu semua terasa seperti ciuman kakak-adik dan itu terlarang!

Oh my God, don’t you dare to say this is because I am jealous.

Aku menuliskan banyak sekali keganjilan dalam seri kali ini ya? Berbeda sekali dengan waktu aku menulis Itakiss bagian pertama. Huft. I fucking don’t know, tapi itulah yang ada di dalam pikiranku saat menonton. Jadi terima saja.

Lalu, apa seri ini worth it?

Susah dikatakan. Meski terkadang aku banyak mengkritik drama ini, namun itu semua tidak menghentikan aku untuk terus menonton drama ini. Mungkin karena ada satu prediksi lagi yang aku ingin lihat kebenarannya dan, ya, aku harus akui, akting Yuki sebagai Naoki itu sulit dilupakan dan aku.sudah.teracuni.olehnya. Itu saja alasanku untuk terus bertahan.

Lalu apa ceritamu?

♥ @DEENAmond ♥

Advertisements

5 comments

  1. Hai… aku baru aja nonton itazura na kiss season 2. menurut aku sih, yg season 2 ini lebih romantis dari season 1. memang banyak rintangan dalam cinta kotoko dan naoki kayak yg pas bulan madu itu, kan si naoki digoda sama istri oranglain, tapi entah kenapaa aku suka bangeeet sama season 2. naoki juga “agak” lebih penyayang daripada pas SMA. memang aku akui kalo naoki jaraaang bangeet senyum, ya Tuhaan… senyumnya itu cuma bisa dihitung jari… dua sampai tiga kali gitulaah menurutku… tapi itulah yang membuat aku lebih penasaran sama dia. film nya jadi menaariik bangeet dan sulit aku lupain. pengen ngulang terus. lalu banyak adegan romantisss nya seperti pas kotoko ulang tahun. episode yg paling aku suka yaitu pas naoki berkunjung ke keluarga kotoko di kampung itu. aku baru pertama kali lihat naoki tertawaa terbahak2 gtuuu wktu liat foto ibunya kotoko. dan entah kenapaa aku sedih banget episodenya cuma 16. rasanyaa singkaat. pokoknya season 2 romantisss banget deh, bangeet menurutku. aku suka sama Yuki yang memeranin Naoki. aku juga suka sama yang meranin Kotoko. dia penceria, meskipun nampak “bodoh” tapi cocok banget sama Naokinya. aku udah liat yg versi korea nya juga. tapi aku ga suka sama yang meranin O ha ni itu, menurutku kurang cocok. Pkoknya Itazura Na Kiss 2 mantep deh… sukaaaa…. oh iyaa maaf yaa comment nya panjang banget. soalnya inilah yang kucurahin dari hatiku yang paling dalam. aku barusan aja nonton dan masih terkenang bangeeet… terimakasih yaa telah membaca koment ku…. salam hangat.

    • wow…. panjang sekali komentarmu~ pasti suka banget nih sama itakiss. pesona yuki furukawa memang tak terkalahkan, hehehehe

  2. HaI, kayaknya kamu sah deh kalau kamu me ngira manga dan anime ini itu ga ada ending nya. Karena jujur aja anime dan manga it aura na kiss lebih bagus dari pada dramanya. Dan bikin membuat his terus ^^ well I same with you. I like cinder Elland happy ending story, and I hate sad ending dan ending yang gantung wkwkkwk XD Salam kenal. Oh ya kek nya kita sehati deh, aku jg baca novel marriageable langsung OMG GW HARUS BANGET BELI INI. Itu novel nya Keren parah, salah satu novel favorit gw 😍😍😍😍😍

    • Marriageable emang kocak banget, sekali baca ringkasannya langsung pengen punya. Hahahaha… thank you for reading and replying! I appreciate ur gesture!

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s