MY REVIEW ABOUT iZOMBIE SEASON 1 [2015]

  • Classification: Scripted
  • Genre: Crime | Horror | Comedy | Drama
  • Status: Season 01
  • Creators: Diane Ruggiero, Rob Thomas
  • Network: CW (USA)
  • Airs: Tuesday
  • Runtime: 45 Minutes
  • Premiere: March 17, 2015
  • Episode Order: Tba
Series cast summary:
Rose McIver Rose McIver
 Liv Moore (12 episodes, 2015)
Malcolm Goodwin Malcolm Goodwin
 Clive Babineaux / … (12 episodes, 2015)
Rahul Kohli Rahul Kohli
 Dr. Ravi Chakrabarti (12 episodes, 2015)
Robert Buckley Robert Buckley
 Major Lilywhite (7 episodes, 2015)
David Anders David Anders
 Blaine DeBeers (7 episodes, 2015)
Nick Purcha Nick Purcha
 Evan / … (5 episodes, 2015)

Yeay, another zombie movie!

Eits, tapi ntar dulu… kalo sebelum-sebelumnya zombinya menyebalkan, main serang gitu aja, ini nggak! Zombinya bisa berinteraksi sama manusia, dia makan, dia—oke, dia nggak tidur, cuman gugulingan di tempat tidur, dan menu makanannya, oh of course, otak manusia.

iZombie merupakan serial terbarunya CW yang diadaptasi dari buku komik yang dibuat oleh Chris Roberson dan Michael Allred (jadi nggak usah heran ya guys, kalau ada beberapa adegan yang komik banget). Di episode pertamanya, kita diperkenalkan sama mahasiswa kedokteran bernama Liv Moore yang hidupnya udah semacem oke deh. Punya tunangan yang rencana mau nikah, di sekolahnya juga dia nggak jelek-jelek amat dan seperti serial kebanyakan, sebuah kejadian mengubah segalanya. Seperti saat negara api menyerang…

Liv pergi ke semacem dermaga dan dia party di sana. Namun mendadak ada serangan zombi yang muncul entah dari mana dan Liv kena cakar salah satu zombinya dan BADABUMMM…

Keesokan paginya waktu tim forensik muncul dan membungkus mayat-mayat, Liv membuka ristleting body bag-nya dan, owww… dia jadi zombi. Kalo sebelumnya dia punya rambut cokelat, sekarang dia jadi berambut pirang putih lucu unyu munyu (apa cuman gue yang komentar rambutnya unyu munyu?) dan kulitnya jadi putih banget kayak kapur sirih dan membuat petugas forensiknya kaget. Nggak diceritain sih ya terus gimana ceritanya Liv bisa melanglang bebas begitu aja, nggak ada yang tes darah atau apa (atau dokternya itu si Ravi, jadi soal penyelidikan kenapa Liv bisa mendadak hidup lagi bisa di-cover). Terus si Liv ini jadi semacem asisten dokternya Ravi dimana dia bisa dapet suplai otak buat dia makan. Nah menariknya, abis Liv makan otak orang, dia bisa dapet semacem penglihatan orang yang otaknya dimakan dia. Jadi akhirnya dia bisa membantu penyelidikan polisi tentang siapa sih yang bunuh korban.

Kalo dari premisnya lumayan fresh ya. Zombi membantu penyelidikan polisi. Menyenangkan banget. Nggak usah terlalu banyak dipikirin deh itu gimana ceritanya zombi bisa bersosialisasi sama manusia; temennya Liv dan mantan pacar. Mungkin kalo lagi biasa, mode zombinya lagi mati. Nah kalo lagi marah atau emosian atau kekurangan suplai otak, baru mode zombinya nyala. Bah, udah kayak lampu aja, mati nyala mati nyala. Waktu pertama Liv mau membantu polisi juga, polisinya sih udah curiga, gimana bisa Liv macem tau beberapa fakta yang bahkan nggak diketahui polisi. Untung sih dibantuin ngeles sama dr. Ravi, jadi sampe sekarang Clive percayanya kalau Liv itu semacem cenayang. Namanya aja serial separuh komedi ya.

Salah satu bagian dimana Liv makan otak dan dapet ingatan korbannya itu mau nggak mau jadi keinget sama film Warm Bodies. Mana Liv juga kepengen jadi manusia gitu… kan kocak, apa ada serum anti zombi? Wow, jadi penasaran terus sama serial ini. Oh ya, konfliknya ada dua. Liv dan another zombie yang ngegangguin dia terus minta pasokan otak, Liv mau jadi manusia, itu konfliknya pasti akan terus berlanjut. Sementara setiap episodenya kita disuguhi konflik pembunuhan dan Liv cari pembunuhnya, terus kalau Liv diserang mode zombinya nyala, dimana matanya berubah merah darah, dan akhirnya…! Liv menemukan siapa pembunuhnya.

Karena masih akan terus berlanjut, jadi cukup di sini aja yak reviewnya. ’till next time!!

@DEENAmond

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s