MY REVIEW ABOUT THE GIRL WHO SEES SMELL (냄새를 보는 소녀) [2015]

Drama
The Girl Who
Sees Smells
Genre
Romance, Mystery,
SciFi, Fantasy, Crime
Revised Romanization
Naemsaereul
Boneun Sonyeo
Hangul
냄새를 보는 소녀
Director
Baek Soo-Chan
Writer
Lee Hee-Myung
Network
SBS
Episode
16 (TBA)
Release Date
April 1st, 2015 —
Runtime
Wed. & Thu. 21:55
Language
Korean
Country
South Korea

Download Zone: INDOWEBSTER

Horeee!!! Abang Yoochun main drama lagi!

Yup, setelah kelar drama Three Days, om Yoochun main di drama romantis, misteri, campur science-fiction, misteri, dan crime berjudul The Girl Who Sees Smell (Namsae-reul bo-neun sonyeo). Karena nggak nonton drama Three Days secara keseluruhan *ngaku dosa* jadi aku nggak tahu seperti apa perkembangan aktingnya si om Yoochun ini. Aku hanya tau kalo di Three Days karakternya kayak introvert-pendiam-menghanyutkan gitu. Nggak ada lucu-lucunya. Bosan.

Nah, kalo di drama ini—oke, nggak ada perkembangan oke, perubahan dari karakter yang dimainkan oleh si om satu itu. Pendiem lagi. Sok cool lagi. Tapi karena kali ini aku nonton dan berencana nonton sampai akhir, jadi aku tahu kenapa mendadak karakter si om ini mendadak jadi introvert gitu. Sementara Shin Se Kyung yang, mohon maaf, belum pernah nonton dramanya sebelumnya, aku nggak tahu kayak gimana dia aktingnya. Tapi di sini karakternya tetep khas drama heroire beberapa episide pertama bubbly-bubbly dodol nan ceria. Gue berapa kali salah sangka Shin Se Kyung sebagai Park Min Young (padahal nama beda jauh) karena menurut gue muka mereka agak-agak mirip. Ternyata nggak kok. Beda. Dikit.

Awal ketertarikanku sama drama ini, selain karena ada om Yoochun-nya adalah karena judulnya. Yup. The Girl Who Sees Smell. Cewek yang melihat aroma. Kalo baca postinganku tentang serial The Librarianpasti tau dong kalo salah satu karakter di serial itu mengidap sinestesia. Panca inderanya kecampur-campur kayak es cendol. Nah, salah satu tanda pengidap sinestesia ini adalah kalau melihat sesuatu, kecium aromanya. Contohnya orang perlu melihat buat tau, oh ini temen gue! tapi buat pengidap sinestesia, cukup mencium aromanya, tanpa melihat sosoknya, bisa tau kalo ini temennya. Gitu. Kalo orang normal mesti pake indera penglihatan, sinestesia pakenya indera penciuman atau lainnya.

Kenapa gue jelasin ini lagi?

Oke, jadi mari kita ke episode pertamanya. Jadi Choi Eun Seol versi SMA baru pulang sekolah dan lapor ke ibunya dia mau pulang. Pas di jalan dia SMS bundanya. Nah, pas pindah adegan ke rumah Eun Seol, ternyata ibunya sudah meninggal! Begitu pula ayahnya. Di rumahnya ada sosok pembunuhnya (yang tentu saja, folks, nggak diliatin rupanya begimana) ngeliat hape korbannya nyala dan dia ngeliat SMS dari Eun Seol. Nah pas Eun Seol nyampe rumah, dia melihat orangtuanya sudah tergeletak tak bernyawa dan si pembunuh menghampirinya. Eul Seol yang—seperti kebanyakan drama heroine—membeku, kaget, bingung ngeliat apa yang ada didepannya. Si pembunuh itu mendekati Eun Seol dan meraih wajahnya. Baru deh, Eul Seol sadar dan cepat-cepat kabur. Pas lagi lari dari kejaran si pembunuh, Eul Seol ketabrak mobil dan dari kejauhan, si pembunuh menggenggam name tag yang didapatnya pas lagi bergumul. Jadi si pembunuh tau deh namanya si Eun Seol.

Kemudian setting pindah lokasi, menunjukkan sosok si lucu Kim So Hyun sebagai adiknya Yoochun yang ternyata peran So Hyun ini namanya samaan sama pemeran utama kita. dia juga namanya Eun Seol. Marganya juga sama pulak. Choi SiwonPpyong! Terus, si Eun Seol adiknya Yoochun ini lagi semacem di tempat kecelakaan, kepalanya diperban dan dia ke rumah sakit. Dia nelpon oppa-nya, Choi Moo Gak, buat jemput dia di rumah sakit. Nah sesampenya Moo Gak di rumah sakit dan pas sampe di ruangan adeknya, dia nabrak dokter. Ya udah, say sorry, terus bye. Terus sampe di tempat tidur adiknya, dia ngeliat leher adeknya digorok dan ada darah banyak. Moo Gak nangis kejer dan settingnya pindah ke 193 hari kemudian dimana Eun Seol lagi dirawat dan mendadak bangun. Pas bangun dia melihat semacem gambar kecil-kecil melayang-layang didepan matanya. Dia kaget, histeris, dan menjerit-jerit. Oh ya, satu matanya juga berubah ijo. Lucu deh.

Another alternate cover drama. Entah kenapa keinget sama album cover-nya Red Velvet

Namun Eul Seol yang hilang ingatan, nggak suka punya warna mata beda gitu. Orang-orang mandang dia aneh dan ada anak kecil yang manggil dia alien atau monster dan dia nggak nyaman dengan semua itu.

Nasehat pertama: tolong yang punya anak kecil itu, tolong dikasih tahu, kalo punya warna mata beda itu wajar. Ada istilah kerenya. Namanya heterokromia dan tolong itu orang tua-orang tua yang masang ekspresi aneh dan takut, dimohon pengertiannya, being different is cool, bro sis!

Eun Seol kemudian dirawat sama inspektur Oh Jae Pyo dan dinamai sebagai Oh Cho Rim, karena si inspektur tahu Oh Cho Rim ini saksi pembunuhan berantai Barcode yang salah satu korbannya adalah orangtuanya yang penyelam. Karena amnesia, dia nggak bisa ngasih tahu siapa pelakunya. Tapi pembunuh berantai Barcode pasti bakal nyari dan menghabisinya juga. Jadi Eun Seol hidup sebagai Cho Rim yang bercita-cita jadi pelawak.

Cho Rim ketemu sama Moo Gak yang ganti profesi dari kerja di akuarium jadi petugas polisi. Moo Gak ini kepengen jadi detektif polisi, supaya dia dapat informasi lebih soal pembunuh adiknya. Nah, setahun sebelumnya, pas dia lagi berduka karena kehilangan adiknya, dia pingsan pas lagi kerja di akuarium. Dia pingsan dan secara medis dinyatakan meninggal, namun 10 hari kemudian (kalo ga salah inget) dia bangun dan menyadari kalau dia kehilangan seluruh indera perasanya. Dia gak bisa ngerasa pedasnya makanan, nikmatnya sup kari, dan segala macemnya. Dia juga kalo dipukul atau ketabrak, ga kerasa nyeri atau sakit, walau ada darah ngucur dikepalanya.

Kemudian gue penasaran, kalau dia ntar sakit hati gara-gara Cho Rim, bakalan nggak kerasa juga ga ya?

Oke, jadi itu garis besarnya. Cho Rim sama Moo Gak ini jadi partner (in crime, obviously. And… well, acting comedy as well) karena Moo Gak butuh bantuan Cho Rim buat ikut jadi detektif dan Cho Rim butuh bantuan Moo Gak, karena dia butuh pasangan akting di tempatnya sketsa komedi. Kemudian benih-benih cinta akan muncul dan~ well, liat aja kelanjutannya begimana.

Kalo nonton ini abis nonton Lie to Me (내게 거짓말을 해봐) mungkin jelas kerasa bedanya, ga hanya dari segi di Lie to Me masih pake Samsung Galaxy S2 dan di sini pakenya Samsung Galaxy S6, tapi juga dari karakter cowoknya dimana di sini pemeran utamanya, Moo Gak adalah petugas polisi. Gue bandingin sama Lie to Me karena abis nonton drama ini ya, tolong pengertiannya. Terus kalo di Lie to Me kan tipe Cinderella story, dimana perannya om Kang Ji Hwan itu holang kaya presdir hotel. Tapi alurnya tetep menyebalkan, khas drama Korea. Ceweknya lemot dan kadang pengambilan gambarnya semacem lelet gimana sih duh… kalo dibanding sama serial barat mah, beuh… gregetan mulu bawaannya. Makanya buat yang demen alur yang cepat, nggak rekomen sama drama asia. Mending nonton serial barat… HAHAHAHAHA…

Tapi gue nonton dua-duanya. Tetep lah, dari pada nonton sinetron!

@DEENAmond

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s