MY REVIEW ABOUT IT FOLLOWS [2015]

R  |  100 min  |  Horror, Mystery  |  27 March 2015 (USA)

Director: David Robert Mitchell

Writer: David Robert Mitchell

Keir Gilchrist Keir Gilchrist
Paul
Carollette Phillips Carollette Phillips
Woman with Groceries
Loren Bass Loren Bass
Annie’s Father
Olivia Luccardi Olivia Luccardi
Yara
Lili Sepe Lili Sepe
Kelly Height
Maika Monroe Maika Monroe
Jay Height
Jake Weary Jake Weary
Hugh / Jeff
Daniel Zovatto Daniel Zovatto
Greg Hannigan
Charles Gertner Charles Gertner
Neighbor Boy
Bailey Spry Bailey Spry
Annie
Debbie Williams Debbie Williams
Mrs. Height
Ruby Harris Ruby Harris
Mrs. Redmond
Linda Boston Linda Boston
Teacher
Leisa Pulido Leisa Pulido
Mrs. Hannigan
D.J. Oliver D.J. Oliver
Police Officer

It Follows adalah film horor terbaru yang mengisahkan tentang sesuatu yang mengikuti seseorang dan nggak bisa dihilangkan atau diusir atau sebagainya. Sesuatu ini hanya bisa dioper ke orang lain, kalau nggak mau diikutin sama sesuatu ini terus. Dari tadi gue nulisnya sesuatu terus, ya karena judulnya aja pake ‘it‘ yang berarti supernatural thingies ini nggak punya wujud pasti. Imagine Boggart. Sesuatu yang akan berjalan mendekat, terus mendekat, dan sosoknya berubah-ubah. Oh ya, cara mengopernya adalah dengan berhubungan seks.

Jadi moral of the story ini apa?

Don’t do free sexes

(kenapa pake jamak ya? HAHAHAHA)

Filmnya dibuka dengan suara bernada muram, kemudian kemunculan seorang gadis. Gadis ini menatap, apapun yang ada didepannya, dan tingkahnya linglung gitu. Kemudian dia berdiri di tengah jalan dan pada saat itu ada seorang tetangga yang nanya, apa dia baik-baik saja dan dijawab cewek itu dia gapapah.

Dan yang ada dipikiran gue adalah, bu, itu cewek berdiri di tengah jalan for whatever sake! Orang waras ga akan berdiri di tengah jalan kayak orang gila gitu—yah, emang sih si cewek lagi linglung—kemudian ayah si cewek nanyain hal yang sama dan si cewek ga jawab apa-apa, cuman masuk ke rumah bentar, trus bawa kabur mobil.

Adegan berlanjut kemudian si cewek berada di tepi pantai dan dia nelpon orangtuanya, mengucapkan semacem perpisahan. Setelah selesai menelepon kemudian… dia ditemukan dalam keadaan…

Wow… sesuatu ittu bisa matah-matahin tulang dengan kejamnya…

Lalu ceritanya pindah—ternyata adegan di awal cerita ini semacem ngegambarin apa sih yang sesuatu itu bisa lakukan kalau lo beneran kesamper sama si sesuatu—dan kita bertemu dengan pemeran utama kita, Jay, saat ini pacaran sama cowok baru kenalan berapa hari (atau minggu? Bulan?) bernama Hugh. Skip, skip, skip, mereka nonton film bareng dan sambil nunggu film diputar, mereka melakukan permainan tebak orang gitu. Nah, pas giliran Hugh nebak, dia liat cewek berbaju kuning dan Jay bingung karena dia ga liat. Pada saat itu Hugh langsung panik dan minta keluar bioskop dengan alasan ga enak badan.

Berapa hari kemudian, Hugh making out sama Jay dan pada saat itu ternyataaa Hugh mengoper sasaran sesuatu yang selama ini mengikutinya menjadi mengikuti Jay. Dengan beberapa peringatan dari Hugh, hidup Jay dipenuhi ketakutan karena sesuatu yang akan menghabisi nyawanya jika sampai sesuatu itu mendapatkan Jay atau dia harus mengopernya ke orang lain.

Oke, poin ceritanya ini menyenangkan—meski ngeselin kalo dibuat review jadi bingung sendiri merangkai kalimatnya—dimana kita dapet makhluk supernatural yang bisa berubah-ubah appearance-nya dan sesuatu ini hanya bisa dilihat yang dikejar doang, sama yang mengopernya juga sih. Si sesuatu ini hanya bisa jalan, jadi kalau naik mobil ya at least bisa menghemat waktu berapa menit atau hari buat mikir. Terus juga yang dikejar ini ga boleh berada di tempat yang punya satu jalan keluar.

Kemudian gue mikir, lah kalau lagi di toilet gimana ya?

Sayang sih ga pernah ditampilin kalau lagi di toilet, terus didepan pintu udah nunggu si sesuatu itu. WAAAAHAHHAHAHAHA… teriak terus ketawa gitu maksudnya.

Musik latarnya juga pas. Berbeda sama horor kebanyakan yang ngasih lagu-lagu muram pengen nyayat-nyayat pergelangan tangan, di sini lebih muram lagi. Lebih kerasa deg-degannya dan pas si sesuatu itu mulai muncul, kalau yang dikejarnya ga ngeh, maka penonton cuman bisa ‘woy, woy, belakang lo ada yang jalan mendekat!’ kesel sendiri gitu.

Oh ya, bumbu lain khas film horor dimana ada karakter menyebalkan juga ditampilin di sini. Kita kenalan sama Greg, temen sekomplek Jay yang begonya minta ampun dan sok keren. Udah tau ada sesuatu yang ga kasat mata nyerang Jay, dia masih nggak percaya dan sok ksatria dengan volunteering dirinya buat dioper sesuatunya. Entah bego atau emang nyari kesempatan making out sama Jay. Ini bikin temen masa kecil Jay, Paul, jadi cembukor gitu dan semacem ga mau kalah, karena itulah endingnya.

Ga akan cerita endingnya~

Selain nilai plus yang udah kusebutin di atas, aku merasa kurang sama plot film ini dimana penonton ga dikasih clue kenapa tiba-tiba ada si sesuatu ini. Hugh yang nama aslinya Jeff sih udah bilang, kalo dia dapet ini dari cewek yang making out sama dia sebelumnya, tapi tetep aja! Berhubung ini bukan film mockumentary, bisa dong kasih selipan kenapa kok bisa muncul sesuatu ini, kayak Jay nyari-nyari file tentang kematian misterius atau apa, nyelidikin ke mana gitu sampe ketemu victim one yang pertama kali kena sesuatu ini. Ini malah cerita tentang kegalauan Jay, mau ngoper atau jadi semacem santo dengan hidup dalam ketakutan.

Keberadaan temen dan sodara cewek Jay juga semacem ga berguna, cuman bawa-bawa alat rumah tangga yang punya listrik, baca buku (dari apa itu?! DUH LUCU BANGET, GUE PENGEN PUNYA!!!), dan semacem menenangkan Jay, i believe you gitu deh.

Ternyata si sesuatu itu juga takut air… makin penasaran sama si sesuatu ini. Sayang, meski makhluk supernaturalnya anti mainstream, ceritanya nggak begitu menarik. Jadi nggak begitu rekomendasi deh.

@DEENAmond

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s