MY REVIEW ABOUT VICTOR FRANKENSTEIN [2015]

mv5bmtc2mjk0mtm0nf5bml5banbnxkftztgwnjgyotg1nje-_v1__sx1303_sy615_

Daniel Radcliffe Daniel Radcliffe
Jessica Brown Findlay Jessica Brown Findlay
Bronson Webb Bronson Webb
Rafferty
James McAvoy James McAvoy
Daniel Mays Daniel Mays
Barnaby
Spencer Wilding Spencer Wilding
Nathaniel / Prometheus 2
Robin Pearce Robin Pearce
Baron Bomine
Andrew Scott Andrew Scott
Callum Turner Callum Turner
Alistair
Di Botcher Di Botcher
Older Nun
Eve Ponsonby Eve Ponsonby
Orderly
Will Keen Will Keen
Surgeon
Louise Brealey Louise Brealey
Sexy Society Girl
Nicola Sloane Nicola Sloane
Housekeeper
Freddie Fox Freddie Fox
Finnegan

Kisah tentang makhluk mengerikan yang dibangkitkan dari kematian memang punya nilai jual yang tinggi. Gimana nggak? Hanya dengan menggunakan kekuatan petir dan beberapa ilmu biologi, sebuah makhluk dapat diciptakan, meski dengan bayaran yang mahal. Sebuah kisah dari masa lalu, diangkat kembali ke masa kini–dengan aktor-aktor yang mumpuni.

Oke, itulah paragraf pembukanya. Kali ini aku akan membahas film yang baru kemaren aku tonton, Victor Frankenstein. Mungkin banyak yang rancu, mengira Frankenstein di sini berarti mengacu pada monsternya. Padahal sih kalau nonton trailer-nya, ternyata nggak. Frankenstein di sini adalah pencipta monsternya (dan kemudian I was wondering, kenapa gitu dinamain monster Frankenstein–oh, kalau dipikir-pikir, lebih tepat disebut monsternya Frankenstein–agak maksa, but, oh well…) sebagai pemeran utama.

Namun, yang menjadi pendongeng kita dalam kisah ini adalah asisten si genius madman, Igor St-something (sorry, I forgot the last name) previously called Hunchback, the circus clown. Jadi, Igor ini sebelumnya adalah badut sirkus yang selalu di-bully saat pertunjukan sirkus. Meski begitu, Igor ini adalah seorang yang cerdas. Dia punya ketertarikan sama biologi, atau lebih tepatnya sih ke struktur tubuh manusia dan dia bisa menggambar struktur tubuh manusia dengan cukup jeli.

Pada suatu kejadian, salah seorang pemain sirkus yang diam-diam disukai Igor, Lorelei, mengalami jatuh saat pertunjukan. Tulang belikatnya patah dan kemudian Igor melakukan tindakan pertolongan dan dilihat oleh Victor Frankenstein yang kemudian terpukau dengan keahlian Igor yang semacem wasted kalo Igor terus berada di sirkus. Kemudian dengan bantuan Victor, Igor pun menyelamatkan diri dan menjadi asistennya. Membantunya melakukan suatu eksperimen yang sangat sensasional (tolong maafkan pemilihan katanya yang super lebai. Thanks).

mv5bmteynduzmzc2njleqtjeqwpwz15bbwu4mdi4mjkznjyx-_v1__sx1303_sy615_

Kisah yang diangkat dari novel dan sudah diangkat ke banyak film, salah satunya jadi bagian dari cerita film Van Helsing–meski kisahnya ga terlalu dieksplor di film itu–membuktikan kalau kisah tentang monster yang hidup kembali, meski tanpa jiwa itu emang punya semacem magnet. Belum lagi kalau untuk film yang satu ini dikasih cast British actors yang udah terbukti punya banyak penggemar. James McAvoy yang sebelumnya bermain sebagai Dr. X di francise X-Men, Daniel Radcliffe yang terkenal dengan seri Harry Potter, kemudian juga ada Andrew Scott that was playing well as Moriarty in Sherlock the series (yang juga dibintangi Benedict Cumberbatch itu loh), juga, mengagetkannya, ada salah satu pemeran dari Games of Thrones, Charles Dance yang di serial itu memerankan Tywin Lannister (dan omong-omong was dead in the 4th season).

Setelah menonton film ini, aku harus mengakui, aku terkesan. Banget. Sama akting para pemainnya sih, tbh, mengingat kisah monster Frankenstein yang ada di sini sih semacem kebanyakan drama sih, tapi ngeliat ekspresi McAvoy as genius madman semacem bikin gue percaya kalo si Victor ini emang dasarnya gila pengen membuktikan dirinya. Total banget deh kalo udah main ekspresi di film. Serta yang mengejutkan gue, Radcliffe, previously Harry Potter, juga mainnya lumayan di sini. Setelah memilih film horor begitu francise HarPot kelar, di sini dia ngasih impression bagus ke gue di menit-menit awal film dan ga bikin gue meninggalkan kursi saat menonton (meski ragu juga kalau gue bakal melakukannya, karena kan lumayan juga duitnya :p)

Sebagai Hunchback di beberapa menit awal filmnya, aku nggak nyangka kalau si badut sirkus itu si Harry Potter. Surprisingly, mimik dan gerak si Radcliffe bener-bener ngena. Akhirnya si Harry Potter yang sebelumnya berekspresi datar sebagai bocah penyihir ini mulai bisa mendalami karakternya, HAHAHAHAHA… way to go, Radcliffe!

Jadi~ intinya sih aku sangat merekomendasikan film ini. Meski lumayan banyak drama dan ide ceritanya mainstream banget (ngangkat kembali kisah yang udah banyak dan sering banget diceritain), tapi cukup worth it sih di kala bosen sama dunia.

WAKAKAKAKAK~~

Sampai ketemu lagi~~

@DEENAmond

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s